Postingan

Hidup ini Sementara

     Sudah 3 bulan aku dan suami ldm, berat menjalaninya tapi akhirnya bisa terlewati juga. Jumat, 11 Juli 2025 keluar sk mutasi suami ke Tebing Tinggi, Puji Tuhan bisa lebih dekat dengan suami. Jadi jarak dari Tebing Tinggi-Medan itu ada 3 jam. Jadi kemungkinan kami harus berjauhan untuk sementara waktu bisa jadi suami bisa datang seminggu 2 kali atau sekali seminggu biar ga terlalu capek. Saat ini aku menyadari pentingnya bisa serumah dengan suami dan keluarga, jauh dari suami semula membuat aku menyesal kenapa sewaktu kami sekota aku ga bersyukur bisa serumah dengan suami, sekarang aku kesulitan bisa serumah dengan suami dan waktu untuk bersama itu sangatlah berharga. Sempat kepikiran resign tapi dengan keadaan yang masih membutuhkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup membuat ku mengurungi niat itu. Kini aku menyadari hidup yang kujalani ini sementara, waktu akan berlalu, orang yang kujumpai akan datang dan pergi dan bahkan orang yang terdekat pun tidak selamanya bisa...

Pernah Gak Sih?

Pernah gak merasa seperti orang terbodoh didunia? Pernah gak  merasa sedih tanpa ada alasan? Pernah gak sih kau susah mengungkapkan apa yang kau rasakan? Pernah gak sih kau merasa down yang amat terdalam? Pernah gak sih semua opini mu tidak didengar? Pernah gak sih kau merasa diremehkan? Pernah gak sih kau merasa tertekan? Pernah gak sih apa yang kau lakukan semuanya salah? Kau ingin menjerit tapi gk bisa Kau ingin menangis tapi takut ditertawakan Kau merasa takut dan tak ada yang mengerti Kau ingin berhenti tapi gak bisa, kalau pun lanjut bikin kamu semakin terluka... Aku berada diposisi itu, seakan kebahagian langka untuk dicari bahkan bisa dibilang tidak ada Apa Kebahagian? Punya uang banyak? Punya kehormatan? Punya kekuasaan? Punya kebebasan? Aku tidak butuh semuanya, yang aku ingin setiap kita saling mendengar, mengerti, dan menghargai satu sama lain... Yang sedang dalam posisi itu, aku hanya ingin bilang, kau... ya kau tidak sendiri

Lari

Gambar
Lari By: Jessica Nababan Mataku memandang ke depan Mempersiapkan hati dan tenaga Untuk membuang cairan dan racun dalam tubuh Lari adalah kuncinya... Saat hati dan niat sudah bersiap Kugerakkan perlahan kakiku yang tadinya berdiri teguh Berjalan perlahan-lahan menyeimbangkan tubuh ku agar tidak terjatuh Dengan tak sadar kutekukkan lenganku Dan kupercepat langkahku dan ... akhirnya aku berlari Lari...Menyejukkan jiwa yang gundah gulana... Pikiranku diperbarui lagi.. Hembusan udara pagi menyentuh kulitku yang mengeluarkan cairan Dan sensasi dingin menyeruak ke seluruh tubuh yang hanya aku yang rasakan Lari... membuatku punya tujuan menuju garis finish tapi melakukannya tidak menjadi beban melangkah perlahan-lahan Lari akan menjadi hal yang kugemari... Tak peduli orang akan memandangku seperti apa.. Aku akan terus melihat kedepan  Sekilas menoleh kebelakang Dan tak sadar aku sudah jauh kedepan Tidak ada kompetisi Tidak perlu terburu untuk melakukannya Karena hatiku mengatakan  Aku...

Iklas

Iklas  Iklas.. Mudah diucapkan, sulit untuk dilakukan Kata yang diucapkan untuk menenangkan  Namun hati tidak dapat meneruskan Hati yang harus siap meninggalkan Apakah dengan iklas akan cukup? Aku rasa tidak, jika kita tidak berubah... Kejadian yang tidak ingin terjadi atau;  Kesalahan yang kita perbuat te rulang kembali... Berusaha untuk tidak mengingat  Dan berusaha untuk merelakan   Apakah dapat mengobati hati yang terluka? Iklas... Apakah bisa kulakukan?  

Poetjess

Udara          Tidak bisa kulihat, namun dapat kurasakan          Sentuhannya dikulitku cukup menenangkanku...          Membantu melepaskan penat dan beban hidup...          Menerbangkan untaian rambutku           Seakan masalah pun dapat diterbangkannya..   Unsur yang paling aku suka Menyejukkan batin yang terluka Menemani ku senantiasa Airmata dapat dibendungnya Aku merasa terhibur olehnya Ya... Dia adalah udara...     D ia selalu ada padaku     M eskipun aku hanya berdiam dikamar mungilku     D ia tetap ada disampingku...      Partikel yang bersama-sama mengelilingku      Ya..mungkinkah akan terus bersamaku ?    Aku tidak tau apa yang akan terjadi Jika udara yang terus kunanti Pergi meninggalkkan ku sendiri Apa aku sanggup melewati semua ini Atau mungkin aku juga akan pergi dan semu...